Menu

Skema undername umumnya dipakai oleh perusahaan yang baru mulai mengimpor dalam skala kecil hingga menengah, belum mengurus API sendiri, atau melakukan impor bersifat sementara/tidak rutin sehingga…
15+
Years Experience
5,000+
Shipments Cleared
98%
On-Time Rate
24/7
Support Available
Overview
Skema undername umumnya dipakai oleh perusahaan yang baru mulai mengimpor dalam skala kecil hingga menengah, belum mengurus API sendiri, atau melakukan impor bersifat sementara/tidak rutin sehingga belum efisien untuk mengurus izin importir sendiri. Dalam skema ini, pihak importir berizin bertanggung jawab secara administratif atas pengajuan dokumen kepabeanan, sementara barang tetap milik dan digunakan oleh perusahaan pemesan sesuai perjanjian kerja sama yang disepakati.
Penting dipahami bahwa skema ini bukan celah untuk menghindari bea masuk atau pajak — seluruh kewajiban pabean tetap berlaku dan dihitung sesuai klasifikasi barang serta nilai pabean yang berlaku pada saat pengajuan. Yang berbeda hanyalah pihak administratif yang mengajukan dokumen ke sistem kepabeanan.
Licensed PPJKKetentuan detail mengenai jenis barang yang boleh diimpor lewat skema ini, batasan nilai, dan dokumen wajib bisa berbeda tergantung kasus dan berubah dari waktu ke waktu mengikuti kebijakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Karena itu setiap permintaan akan dicek dan dikonfirmasi kasus per kasus sebelum tim memberikan gambaran alur dan estimasi.

Untuk perusahaan dengan kebutuhan volume lebih besar atau berkelanjutan, tim dapat mengatur skema borongan yang mengonsolidasikan beberapa pengiriman dalam satu koordinasi administratif, sehingga proses dokumentasi lebih rapi dan mudah dipantau. Skema ini biasanya cocok untuk perusahaan di sektor impor komersial yang mendatangkan barang secara berkala dari luar negeri, misalnya bahan baku, peralatan, atau stok produk.
Sebelum masuk ke paket borongan, tim akan meninjau jenis barang secara spesifik, karena beberapa kategori (misalnya barang yang termasuk daftar larangan/pembatasan) memerlukan izin instansi teknis yang tidak bisa dilewati meskipun menggunakan skema undername.

Perusahaan yang sudah aktif dan berencana melakukan impor rutin dalam jumlah besar umumnya akan lebih efisien mengurus API sendiri, karena ini memberi kontrol penuh atas proses kepabeanan tanpa bergantung pada pihak ketiga. Tim kami juga membantu perusahaan yang ingin bertransisi dari skema undername ke kepemilikan izin importir sendiri ketika volume dan kebutuhan sudah mendukung, sehingga hubungan kerja sama bisa berkembang sesuai fase pertumbuhan bisnis klien.

Setiap permintaan undername import ditinjau berdasarkan jenis barang, negara asal, dan tujuan penggunaan. Siapkan deskripsi barang, dokumen dari pemasok (jika tersedia), dan target waktu kedatangan agar tim bisa memberikan gambaran alur kerja yang relevan dengan kasus Anda. Perlu diingat bahwa dokumen wajib, tarif, dan status barang yang dibatasi harus tetap diverifikasi dengan otoritas Bea Cukai pada saat pengajuan resmi berlangsung, sehingga estimasi awal bersifat panduan, bukan kepastian mutlak.

Beberapa penyedia jasa menawarkan skema undername dengan iming-iming biaya lebih murah tanpa penjelasan kepatuhan yang memadai. Perusahaan perlu berhati-hati terhadap penawaran yang tidak transparan mengenai siapa yang bertanggung jawab secara hukum atas dokumen impor, karena kesalahan administratif bisa berdampak pada penahanan barang atau sanksi administratif dari otoritas kepabeanan. Prinsip kerja tim kami adalah memastikan setiap transaksi tercatat sesuai jalur resmi, dengan tanggung jawab yang jelas antara pihak importir berizin dan perusahaan pemesan, bukan mencari celah untuk mempercepat proses di luar prosedur.

Skema undername sering dipakai untuk kebutuhan seperti peralatan operasional kantor atau proyek, sampel produk dalam jumlah terbatas, atau barang pendukung usaha yang sifatnya tidak rutin. Untuk kebutuhan yang lebih spesifik seperti perlengkapan hotel, peralatan restoran, atau peralatan medis, tim akan memeriksa apakah kategori barang tersebut memerlukan izin teknis tambahan sebelum skema undername bisa diterapkan, karena beberapa kategori barang diatur secara khusus terlepas dari skema kepabeanan yang dipakai.

Durasi proses dipengaruhi oleh kelengkapan dokumen dari pemasok, jenis dan volume barang, jalur pemeriksaan yang ditetapkan Bea Cukai (hijau, kuning, atau merah), serta ada tidaknya kebutuhan izin tambahan dari instansi teknis. Karena variabel ini berbeda di setiap kasus dan bisa berubah mengikuti kebijakan yang berlaku, tim tidak memberikan janji waktu tetap di muka — estimasi disampaikan setelah dokumen awal diperiksa, dan akan diperbarui jika ada perkembangan selama proses berjalan.


Sebagai gambaran, sebuah usaha F&B yang baru berdiri di Bali dan ingin mendatangkan peralatan dapur dari luar negeri dalam jumlah terbatas biasanya belum memerlukan API sendiri. Skema undername memungkinkan usaha tersebut tetap bisa mengimpor secara legal sambil menunggu volume bisnis berkembang cukup besar untuk membenarkan investasi mengurus izin importir sendiri. Setiap skenario tetap perlu ditinjau tim sebelum dijalankan, karena kesesuaian skema sangat bergantung pada jenis barang dan tujuan penggunaannya.
Untuk konsultasi mengenai skema undername import dan kepatuhan yang berlaku, hubungi business desk kami via WhatsApp +62 811-3941-4563 atau email [email protected].

Our Workflow

Send us the invoice, packing list and bill of lading. We confirm the HS code, estimate landed cost and flag any permit needed before the cargo sails.
Import licence, LARTAS permits and supporting certificates prepared and lodged, so nothing stalls the consignment on arrival.
PIB filed through CEISA, channel assignment monitored, and import duty, VAT and PPh 22 settled on your behalf.
Cargo released from the terminal and delivered to your address anywhere in Bali, with the full document set handed back to you.
On the Ground




Get in Touch
Send your documents and we will come back with the realistic route, timeline and landed cost — reviewed by a licensed PPJK broker, not an estimate bot.
Handled by BD Juara Holding Group